Dorong Efektivitas Pengelolaan Stok UMKM Warung, Mahasiswa KKN Undip Terapkan Edukasi Terkait Sistem Forecasting Sederhana dan Metode FIFO/FEFO di Desa Pagak
Oleh Operator Desa pada 09 February 2026 10:45
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi pengelolaan persediaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warung di Desa Pagak, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengelolaan usaha UMKM di tingkat desa.
Kegiatan edukasi ini mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan Persediaan UMKM Warung Melalui Sistem Perhitungan Forecasting dan Metode FIFO/FEFO”. Program tersebut dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya permasalahan dalam pengelolaan persediaan pada UMKM warung, seperti ketidaksesuaian jumlah stok dengan kebutuhan penjualan serta risiko kerugian akibat barang kedaluwarsa.
Edukasi secara langsung diberikan oleh Aura Putri Nabila, Selaku mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dari Jurusan Manajemen dan Administrasi Logistik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode door to door, yakni mendatangi warung-warung UMKM secara langsung agar penyampaian materi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Dalam kegiatan tersebut, Aura memberikan pemahaman mengenai sistem sederhana perhitungan forecasting persediaan yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM warung dalam memperkirakan kebutuhan stok barang berdasarkan pola penjualan. Selain itu, disampaikan pula penerapan metode FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expired First Out) sebagai upaya pengendalian persediaan guna meminimalisir penumpukan stok serta risiko kerugian akibat produk yang melewati masa kedaluwarsa.
Aura juga sempat menyampaikan bahwa sistem yang diperkenalkan dalam kegiatan ini disusun agar mudah dipahami dan dapat diterapkan secara langsung oleh pelaku UMKM warung. “Melalui penerapan perhitungan forecasting yang sederhana serta metode FIFO dan FEFO, diharapkan pelaku UMKM dapat mengelola persediaan secara lebih terencana dan efisien, sehingga usaha dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan edukasi ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM warung di Desa Pagak. Pemilik UMKM warung terlihat antusias mengikuti penjelasan dan aktif berdiskusi mengenai permasalahan persediaan yang selama ini dihadapi dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Melalui pelaksanaan program kerja multidisiplin ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan UMKM lokal, khususnya dalam aspek manajemen dan pengendalian persediaan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa sebagai agent of change yang berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Penulis: Aura Putri Nabila, Manajemen dan Administrasi Logistik, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan: Putri Rizka Citaningati S.E., M.SEI.
Komentar (0)
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah yang pertama berkomentar!